Ini Komponen Mobil yang Bisa Dicek Sendiri Tanpa Harus ke Bengkel

Pandemi virus Corona Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia, membuat masyarakat harus mengurangi kegiatan di luar rumah. Bahkan pada Lebaran tahun ini, pemerintah kembali memberlakukan larangan mudik untuk menekan laju penularan penyakit yang berasal dari Cina tersebut.

Meskipun begitu, bagi pemilik mobil tetap harus menjaga performa kendaraan dengan melakukan perawatan.

Perlu diketahui, ada beberapa komponen yang bisa Anda periksa sendiri, dan tanpa harus pergi ke bengkel. Simak penjabarannya:

1. Radiator

Radiator menjadi hal utama yang harus diperhatikan saat melakukan pemeriksaan kendaraan. Air radiator pada mobil harus dipastikan selalu dalam kondisi penuh sampai batas level.

Air radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tetap optimal dan mencegah terjadinya overheat.

Selain itu, periksa bagian selang radiator dan selang penghubung ke reservoir, pastikan selang dalam kondisi tidak ada retak dan menggelembung.

2. Oli Mesin

Oli mesin juga menjadi salah satu komponen yang harus secara rutin dilakukan penggantian karena berfungsi untuk meringankan kinerja mesin mobil, dengan memberi pelumasan yang cukup untuk mengurangi gaya gesek antar komponen.

Untuk mengecek kondisi oli, keluarkan stik oli (dipstick) dari wadahnya dan periksa level ketinggian oli di ujung stik.

Pastikan oli mesin berada diantara batas low dan high, dan juga perhatikan warnanya. Oli mesin yang masih bagus memiliki warna kecoklatan, sedangkan oli yang sudah lama digunakan cenderung berwarna agak hitam pekat.

Penggantian oli mesin harus dipastikan untuk secara rutin dilakukan sesuai dengan jadwal perawatan berkala yang terdapat pada buku petunjuk kendaraan.

3. Ban Mobil

Keempat ban mobil juga harus dipastikan kondisinya, pastikan bahwa permukaannya tidak gundul dan tidak ada tekstur yang retak atau pun benjol. Tread Wear Indicator (TWI) berupa garis pembatas yang ada di sela-sela ulir ban pun juga harus diperhatikan.

Apabila permukaan ban sudah sejajar ketebalannya dengan garis TWI, berarti ban sudah menipis dan harus dilakukan penggantian.

Selain itu, tekanan angin juga harus sering untuk diperiksa agar sesuai dengan standar tekanan angin ban, yang dapat dicek pada sisi bagian dalam pintu pengemudi.

4. Wiper

Selanjutnya adalah pemeriksaan kondisi wiper mobil. Pemilik mobil dapat memastikan permukaan karet wiper dalam kondisi tidak retak, sobek dan masih mampu membersihkan kaca mobil secara optimal.

Tabung air wiper di dalam kap mesin juga dapat diisi dengan cairan khusus pembersih wiper. Kondisi wiper yang baik dapat membuat pengendara semakin merasa nyaman dan aman untuk berkendara dalam cuaca apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *